Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Kronologi Terjadinya Pertempuran Sampit Kalimantan

Tragedi Sampit adalah tragedi yang amat tragis yakni berupa pembantaian manusia yang terjadi di Pulau Borneo, Kalimantan Tengah. Peristiwa kelam ini sudah menghilangkan sekitar 600 nyawa baik dari suku Dayak Kalimantan maupun bangsa Madura yang juga sudah terhitung beserta anak-anak. https://jagoanilmu.net/ peristiwa ini telah melibatkan 100 ribu lebih bangsa Madura yang kehilangan tempat tinggal serta mata pencaharian mereka. Tragedi ini menjadi paparan Borneo ialah apa yang disebut sebagai Perang Sampit. Perang Sampit sendiri yaitu perang antar dua etnis yang berada di Kalimantan Tengan, yakni perang antara masyarakat Dayak pribumi dengan salah satu bangsa dari Pulau Madura atau sering kali diketahui dengan bangsa Madura. Tragedi ini menjadi salah satu tragedi terbesar yang ada di Indonesia dan sempat menjadi pusat perhatian seluruh masyarakat Indonesia.
image

Dari kedua belah pihak hal yang demikian memilihi banyak sekali alasan mengapa tragedi Sampit ini seharusnya meletus. Berdasarkan sumber, asal muasal dari perselisihan Sampit ini yakni sebab suatu peristiwa yang berupa pembakaran salah satu rumah dari etnis Dayak yang dijalankan oleh bangsa Madura sebab kesalahpahaman. Dan selanjutnya, etnis Dayak melaksanakan balas dendam kepada Bangsa Madura dengan cara yang sama, ialah membakar rumah-rumah yang berada pada kawasan penempatan Madura di Kalimantan Tengah. Menurut salah satu laporan, mengungkapkan bahwasanya yang dikerjakan oleh suku Dayak itu yaitu karena mau mempertahankan diri, karena ada sumber yang menyuarakan bahwasanya bangsa Madura yang memulakan sebab kalah dalam perjudian. Pada permainan perjudian tersebut salah satu etnis Dayak sudah disiksa sebelum kemudian dibunuh oleh bangsa Madura.

Perang ini tak hanya meledak di Sampit, tapi juga merambah ke Bandar-bandar Kalimantan seperti di Sambas. Ada sekitar 100 kepala orang Madura yang terpisah dengan badan apabila etnis Dayak melaksanakan perang pemenggalan kepala yang merupakan warisan Dayak sejak dahulu. Karena meletusnya tragedi Sampit ini membikin pemerintah Indonesia turun tangan dan mengerahkan sejumlah ABRI dan juga polisi untuk memecahkan perang yang terjadi. Sesudah beberapa waktu kemudian, kesudahannya perang hal yang demikian reda dan kembali netral. Melainkan bangsa Madura tidak lagi tinggal di daerah Kalimantan, melainkan berpindah ke kawasan lain di Indonesia.
Sign In or Register to comment.